Rilis Solus OS 4 Fortitude

- Kategori: Distro, News,

Rilis Solus OS 4 Fortitude

Tampere/idFOSS - Solus OS, salah satu distro Linux, kemarin (17/3) merilis versi terbaru sisitem operasinya yang bertajuk Solus 4 Fortitude. Ini merupakan rilis mayor sistem operasi Solus setelah dilakukan pengembangan selama lebih dari satu tahun.

Rilis ini membawa sejumlah hal baru dan pengembangan atau perbaikan yang sudah ada. Di antaranya adalah pemberdayaan kernel dan hardware, peningkatan multimedia, perbaikan Software Center, perbaikan dan peningkatan Budgie sebagai dekstop environment andalannya.

Pada sisi dukungan hardware, dengan kernel Linux 4.20, Solus OS 4 Fortitude menyediakan dukungan pada CPU AMD Picasso, Raven2 APU, AMD Vega10 dan Vega20, juga CPU Intel Coffee Lake dan Ice Lake. Kernel ini juga memungkinkan dukungan untuk perangkat dan pustaka lain seperti tambahan dukungan touchpad dan Mesa 19.0 untuk OpenGL.

Yang banyak mendapat perubahan adalah pada sisi Dekstop Environment Budgie. Seperti perbaikan menu, penambahan applet moda Caffeine yang dirancang agar komputer anda tidak otomatis mensuspen, mengunci atau redup saat sedang bekerja. Perbaikan juga dilakukan pada Icon tasklist, sistem notifikasi Raven, widget kalender dan perangkat suara.

Budgie pada Solus 4 Fortitude ini juga memberikan personalisasi yang lebih luas dengan adanya Style untuk mengatur widget, ikon, kursor, efek animasi, tema gelap dan posisi notifikasi. Juga pengaturan jendela aplikasi dan Raven.

Sesuai dengan rencana, Solus 4 Fortitude dirilis dengan empat dekstop environment yaitu Budgie, Gnome, KDE Plasma dan MATE, dan sudah bisa diunduh dari situs resminya. Tetapi berkat sistem rolling relase, jika sudah menjalankan Solus OS, anda hanya perlu melakukan “upgrade” tanpa perlu mengunduh berkas ISO. Solus OS 4 hanya tersedia untuk komputer 64-bit.

Solus OS selalu menjadi favorit saya sebagai salah satu distro terbaik. Kinerja yang cukup stabil dan ringan, mempunyai lingkungan dekstop sendiri dan menganut sistem Rolling Relase adalah alasan utamanya. Sayangnya karena masih relatif baru, belum banyak dukungan pengembang atas distro ini dibanding distro lainnya.

Gambar: Karl Schneider

Sumber: Blog Solus OS

Arief
Arief Tukang tulis, tukang mengkhayal, tukang sablon, tukang mie ayam, tukang ojek, sekarang nyoba nulis di blog ini. Kali aja bisa. Amiin...
comments powered by Disqus