Linux Kernel 5.0 dirilis

- Kategori: News,

Linux Kernel 5.0 dirilis

(Oregon, idFOSS) Seri kernel Linux 5.0 yang sudah lama dinanti kini sudah tersedia begitu Linux Trovalds menyatakan siklus pengembangannya sudah berakhir hari ini (kemarin waktu AS) dan merilis versi final pada khalayak.

Siklus pengembangan seri kernel Linux 5.0 dimulai dua bulan lalu yang kemudian diikuti dengan tujuh kandidat rilis (RC, release candidate) sebagai pengujian untuk semakin mematangkan untuk perubahan ke versi utama, yang sayangnya tidak berarti banyak kecuali Linux 5.x lebih keren dari Linux 4.x.

Hal tersebut disampaikan Linux Trovalds dalam milis pengumuman.

“Secara keseluruhan perubahan untuk rilis 5.0 jauh lebih besar. Tapi ingin saya tekankan (lagi) bahwa kita tidak melakukan rilis perubahan fitur dan ‘5.0’ tidak berarti apa-apa selain bahwa angka pada 4.x menjadi lebih banyak sehingga jumlah jari tangan dan kaki saya tidak bisa lagi menghitungnya,” tegas Trovalds.

Kernel Linux adalah komponen inti pada sistem operasi Linux untuk mengatur CPU, memori, sistem jaringan dan penggerak media penyimpanan. Linux Kernel 5.0 melanjutkan rilis sebelumnya yaitu 4.20 pada bulan Desember 2018. Trovalds menyebut versi 5.0 ini adalah perubahan nama dari 4.21.

Yang Baru di Linux Kernel 5.0

Meski dikatakan Trovalds tidak banyak perubahan berarti, tetapi Linux Kernel 5.0 tetap membawa hal yang menarik, seperti dukungan FreeSync pada penggerak grafis open source AMDGPU sehingga tampilan pada GPU AMD Radeon dan LCD yang mempuyai refresh rate dinamis tidak lagi terputus-putus.

Linux kernel 5.0 juga mempunyai fitur penjadwalan baru energi untuk meningkatkan manajemen daya pada perangkat CPU ARM big.LITTLE, mendukung enkripsi sistem berkas Adiantum pada fscrypt untuk perangkat berdaya rendah yang dikembangkan Google, dan dukungan swap pada sistem Btrfs.

Perubahan lainnya adalah fitur Generic Receive Offload (GRO) pada implementasi UDP (User Datagram Protocol), perbaikan dan peningkatan mesin seccomp untuk keamanan container, dukungan pengendali sumberdaya cpuset pada cgroup2, juga dukungan sistem berkas binderfs sehingga bisa menjalankan beberapa sesi Android.

Selain hal di atas masih ada lagi perbaikan lain termasuk peningkatan sejumlah penggerak (driver) dan banyak penutupan celah kesalahan dan keamanan.

Bagi pengguna umum, rasanya lebih aman untuk menunggu saja rilis kernel ini dipaketkan pada distro yang digunakan. Tetapi bagi yang senang dan berani coba dan melakukan kompilasi sendiri, kernel ini bisa diunduh dari kernel.org.

Sumber: kernel.org via Softpedia dan eWeek.

Arief
Arief Tukang tulis, tukang mengkhayal, tukang sablon, tukang mie ayam, tukang ojek, sekarang nyoba nulis di blog ini. Kali aja bisa. Amiin...
comments powered by Disqus